The Inaugural and Grand Closing BWB 2012 Part 1

10 November 2012259985_3743758605217_577036776_nRangkaian acara Best Wanna Be 2012 sudah selesai. Tapi kenangan dan keseruannya masih terngiang-ngiang dalam benak para peserta maupun panitia yang terlibat di dalamnya. Agar kenangan, keseruan, kebersamaan itu tidak serta merta hilang begitu saja. Maka dari itu, aku akhirnya memutuskan untuk menceritakannya di blog. Agar tiap kali aku ingin mengingat kembali kebersamaan itu  aku tidak merasa kesulitan. Jikalau memang banyak orang yang baca, semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi. Juga agar seluruh dunia tahu bahwa Best Wanna Be itu keren :)

Seperti yang aku bilang di postingan sebelumnya, bahwa kali ini aku akan menceritakan tentang kegiatan puncak dari Best Wanna Be 2012. The Inaugural and Grand Closing (TIGC) Best Wanna Be 2012 yang diadakan pada 10-11 November 2012 di Puncak, Bogor, Jabar. Ini adalah kegiatan terakhir para peserta Best Wanna Be setelah selama 7 minggu mengikuti training.

Keberangkatan peserta dibagi menjadi 2 kloter. Kloter yang pertama berangkat pagi sedangkan kloter kedua berangkat sore. Kenapa dibagi menjadi 2 kloter? Karena memang ada beberapa peserta yang tidak bisa berangkat pagi karena ada kuliah, dll. Aku ikut di kloter 1 karena memang nggak ada kegiatan kuliah. Tapi sebetulnya pengen berangkat sore aja, jadi bisa ngerjain tugas yang seabreg masih belum tersentuh. Meskipun dengan pikiran penuh dengan tugas yang belum selesai, akhirnya kau berangkat juga bersama 14 peserta BWB lainnya dan panitia yang aku kurang tahu jumlah mereka berapa. Pukul 08.00 kami berangkat dari Pusgiwa UI menuju Puncak naik bis kuning UI. Agak aneh rasanya. Karena biasanya kalo pergi naik bis selalu menghadap ke depan, tapi kali naik bikun harus hadap ke samping. Berhadapan dengan penumpang lain seperti waktu naik commuter line. Meskipun masih dengan keadaan mengantuk ria karena biasanya bangun siang, jadi harus bangun pagi-pagi. Karena sekitar pukul 6.30 berangkat dari rumah mbah di cimanggis menuju asrama lalu ke pusgiwa.

182513_3890357944392_1718424642_n

Lanjut…

Perjalanan memakan waktu selama kurang lebih 3 jam. Pukul 11.00 kami sudah sampai di villa tempat kami menginap. Villa Anggarini. Villanya asyik, suasananya benar-benar cocok buat menenagkan pikiran dan sejenak keluar dari hiruk pikuk kota Depok dengan segala polusi udaranya. Para peserta wanita langsung menuju ke lantai 2 dan menempati 2 kamar yang ada di atas. Sedangkan yang pria, dibawah. Bersyukur banget bisa dapet kamar di lantai 2, karena memang asyik banget di sana, pemandangannya dapet, suasananya sejuk banget. Asyik pokonya:)

182000_3743566320410_2063548743_n

Sehabis menunaikan shalat Dhuhur dan makan siang, kegiatan kamipun dimulai. Diawali dengan pencerdasan(sosialisasi) tentang isu yang sedang hangat di UI yaitu statuta UI oleh kak Eko yang merupakan ketua angkatan BWB 2011. Kalo Indonesia punya UUD ’45, UI juga punya yang namanya statuta UI. Statuta UI inilah yang akan mengatur segala kegiatan operasional di UI. Termasuk hal-hal yang mengangkut uang pembayaran untuk kuliah para mahasiswa. Banyak dari pasal-pasal yang tercantum di dalamnya tidak mencerminkan maupun mendukung UI sebagai kampus rakyat. Karena beberapa pasal sangat memberatkan mahasiswa dalam hal peraturan tentang uang kuliah. Seperti soft loan, menurunnya kuota beasiswa yang diberikan pihak universitas, dsb.

148180_3890363904541_746467099_n

Setelah paham tentang statuta UI,  kegiatan kami selanjutnya adalah simulasi debat. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok yang tiap kelompok terdiri dari 3 orang. Sempat takut saat diminta untuk simulasi debat. Karena jujur sebelumnya aku belum pernah yang namanya debat. Aku juga suka belibet kalo ngomong. Namun, alhamdulillah simulasi debat saat giliran kelompokku berjalan dengan baik dan lebih hidup daripada kloter sebelumnya. Ini benar-benar pelajaran berharga, pengalaman yang luar biasa. Membuktikan bahwa aku juga bisa.

Selesai debat, langsung masuk ke acara selanjutnya yaitu diskusi publik. Jadi kami diminta melakukan role play menjadi para perumus statuta UI juga floor dalam diskusi publik tentang statuta UI. Sebelumnya, aku belum tahu bagaimana diskusi publik itu. Tapi setelah melakukannya sudah cukup ngerti dan ini adalah pengalaman yang luar biasa. Sayangnya, diskusi publik yang kami lakukan mengecewakan. Jawaban yang diberikan oleh kami sering bersifat normatif dan muter-muter. Sama semuanya. Karena merasa diskusi publik ini nggak ada esensinya maka acara langsung dilanjutkan.

Kami digiring ke lapangan yang ada di samping villa dengan mengenakan jaket kuning UI kami. Kami membuat formasi lingkaran. Di sekeliling kami banyak para panitia yang satu per satu berbicara. Terus memancing kami memberikan jawaban-jawaban konkret tentang kesediaan kami sebagai seorang mahasiswa UI untuk berkontribusi pada masyarakat. Termasuk memperjuangkan pendidikan murah untuk rakyat Indonesia. Kemudian, kami melakukan simulasi aksi. Di saat hari menjelang maghrib kami masih bergandengan tangan membentuk border dalam simulasi aksi yang lawannya adalah kakak-kakak panitia sebagai polisi. Sampai-sampai ada salah seorang teman yang kacamatanya patah gara-gara simulasi aksi. Baru simulasi aja udah seperti ini, apalagi aksi beneran???

21882_3890365904591_1605784609_n

Setelah simulasi aksi yang baru berakhir saat adzan berkumandang dan hujan gerimis mengguyur, kami langsung masuk ke villa kembali dan bersiap-siap untuk ishoma.

Mau tau kelanjutan kegiatan BWB??

Aku akan ceritakan segera di postingan selanjutnya.

Best Wanna Be 2012

Kreatif, solutif, inspiratif !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s