Pergerakan mahasiswa untuk kesejahteraan rakyat

OCTOBER 2, 2012

Image

Tugas wawancara LKMM dengan Kadep Kastrat BEM FKM UI 2012, Kak Fitrah benar-benar membuka pikiran dan hati saya betapa pentingnya seorang mahasiswa untuk melakukan pergerakan untuk melakukan perubahan besar demi kepentingan rakyat. Wawancara ini benar-benar menambah ilmu saya tentang pergerakan mahasiswa dan bagaimana seorang mahasiswa seharusnya bertindak. Awalnya saya selalu berburuk sangka pada para mahasiswa yang sukanya demo, aksi yang tidak jarang selalu ricuh dan kesannya membuat onar. Namun saya sekarang sudah tahu bahwa dibalik aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa itu ada ketulusan dan keteguhan hati mereka untuk membuat perubahan, untuk mensejahterakan kehidupan rakyat.

Kak Fitrah menceritakan pula bagaimana asal muasal dia memilih ranah pergerakan mahasiswa sebagai jalannya untuk berkontribusi. Ia bercerita tentang pengalamannya berkunjung di suatu daerah termiskin yang ada di Jakarta yang mana membuat hatinya terkoyak dan miris melihat kondisi warga yang ada di sana yang benar-benar sangat memprihatinkan dan jauh dari kelayakan. Hal itulah yang membuat ia masih berjuang melakukan pergerakan mahasiswa, melakukan perubahan besar untuk rakyat. Karena sesungguhnya rakyat sangat mengharapkan para mahasiswa untuk melakukan perubahan-perubahan besar yang akan mewujudkan kesejahteraan mereka. Serta karena hanya mahasiswa yang bisa. Sejarah sudah membuktikan bahwa peran mahasiswa sangat besar untuk membawa negeri ini melakukan perubahan untuk hidup yang  lebih baik.

Ada dua jalan para mahasiswa melakukan gerakan yaitu jalan vertikal dan horizontal. Dimana pergerakan di jalur vertikal atau sering disebut jalur advokasi itu merupakan gerakan mahasiswa untuk merubah kekuasaan maupun kebijakan yang diambil oleh pemerintahah yang berdampak pada masyarakat. Seperti penolakan terhadap kenaikan BBM, penolakan UU, dan lain-lain. Sedangkan jalur horisontal itu berhubungan dengan rakyat. Bagaimana selain kita melakukan upaya-upaya untuk mengubah kebijakan pemerintah yang merupakan sumber awal dari isu yang ada di masyarakat. Namun kita juga harus menguatkan masyarakat itu sendiri dengan melakukan kegiatan sosial masyarakat misalnya dengan memberikan baksos, memberikan kesadaran masyarakat untuk tetap punya kemauan untuk merubah nasibnya, merubah dirinya. Karena kemiskinan yang melanda masyarakat membuat masyarakat tidak peduli lagi tentang apa yang terjadi di luar lingkungan mereka, apa yang terjadi pada negara mereka, betapa pentingnya pendidikan dan lain sebagainya. Karena mereka masih terlalu sibuk memikirkan keberlangsungan hidup mereka dan keluarga mereka karena untuk makan saja mereka sangat kesulitan apalagi untuk memikirkan negara. Oleh karena itu diperlukanlah gerakan mahasiswa jalur sosial masyarakat ini.

Pergerakan dalam upaya menanggapi isu yang ada di masyarakat tidak serta merta dilakukan seenaknya sendiri. Namun ada proses panjang yang teliti dilakukan sebelum dilakukan aksi untuk membereskan isu tersebut. Paling awal yang dilakukan adalah pengkajian atas masalah yang beredar. Dilakukan dengan kritis dan mendetail serta melibatkan segala aspek. Sehingga saat kajian ini di bawa ke pemerintahan benar-benar dapat di dengarkan dan ditanggapi seperti yang diharapkan. Kemudian ada pencerdasan yaitu dimana para mahasiswa yang menginginkan suatu kebijakan atau pemerintahan itu diubah melakukan kegiatan-kegiatan untuk memberikan pemahaman masyarakat tentang apa yang sedang ingin diperjuangkan. Sehingga akan menguatkan bahwa perjuangan ini tidak hanya untuk menyangkut kelompok mahasiswa tertentu namun juga menyangkut keseluruhan mahasiswa. Sehingga pemerintah akan lebih mendengar aspirasi ini. Setelah dilakukan pencerdasan, selanjutnya adalah penyikapan dimana dilakukan strategi-strategi yang dibutuhkan untuk mensukseskan upaya ini. Seperti dengan aksi dan lainnya. Karena tanpa aksi, aspirasi tidak akan di dengar dan hanya berlalu begitu saja tanpa ada tindakan kongkret terhadap masalah tersebut.

Kak Fitrah juga menjelaskan betapa pentingnya dalam gerakan mahasiswa itu untuk konsisten terhadap apa yang diupayakannya, serta kreatif dalam mengemas gerakan yang dilakukan. Seperti flash mob yang dilakukan oleh para mahasiswa FKM UI saat melakukan aksi menolak WTA, dan lain sebagainya.

Intinya kita sebagai mahasiswa tidak boleh hanya berdiam diri dan memikirkan urusan diri sendiri namun kita juga harus peduli dan dekat pada masyarakat. Karena sesungguhnya mahasiswa adalah harapan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Karena hanya mahasiswa lah yang bisa melakukan PERUBAHAN !!

HIDUP MAHASISWA ! HIDUP RAKYAT INDONESIA ! *sambil kepal jari jadi tinju

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s