Yuk Mengukur Tekanan Darah !

21 November 2012

Kali ini kita akan belajar tentang bagaimana cara mengukur tekanan darah dengan benar. Penasaran? tertarik ? yuk simak :)

Oh ya teman-teman ada hal yang perlu diperhatikan nih :) . Sebelum melakukan pemeriksaan tekanan darah, sebaiknya kita harus pastikan bahwa orang yang akan kita ukur tekanan darahnya,

  1. Kandung kemihnya kosong dan usahakan untuk tidak dalam kondisi menahan kemih.
  2. Menghindari konsumsi kopi, alkohol dan rokok, karena semua hal tersebut dapat meningkatkan tekanan darah.
  3. Sebaiknya istirahat terlebih dahulu selama 5 menit sebelum diperiksa, serta jangan memeriksa saat kondisi tubuh baru sampai dan napasnya terengah-engah.
  4. Tidak berbicara atau bercanda selama melakukan pengukuran.
  5. Menangkan pikiran, karena pikiran yang tegang dan stres akan meningkatkan tekanan darah dari yang seharusnya.
  6. Pemeriksaan dilakukan dalam posisi duduk dengan siku menekuk di atas meja dan telapak tangan menghadap ke atas.
  7. Gunakan manset sesuai dengan pasien dan jangan menggunakan manset anak-anak untuk orang dewasa.
  8. Letakkan stetoskop tepat di atas arteri brakialis. Saat bunyi pertama terdengar dicatat sebagai tekanan sistolik dan bunyi terakhir yang didengar dicatat sebagai tekanan diastolik.

Setelah memastikan kedelapan hal itu barulah kita memulai persiapan untuk mengukur tekanan darah pasien kita :)

Beberapa langkah yang dilakukan pada pemeriksaan tekanan darah menggunakan sfigmomanometer air raksa :)

  1. Pasanglah manset pada lengan atas , dengan batas bawah  manset 2 – 3 cm dari lipat siku dan perhatikan posisi pipa manset yang akan menekan tepat di atas denyutan arteri di lipat siku ( arteri brakialis)
  2. Letakkan stetoskop tepat di atas arteri brakialis
  3. Rabalah pulsasi arteri pada pergelangan tangan (arteri radialis)-(lihat gambar)
  4. Pompalah manset hingga tekanan manset mencapai 30 mmHg setelah pulsasi arteri radialis menghilang.
  5. Bukalah katup manset dan tekanan manset dibirkan menurun perlahan dengan kecepatan 2-3 mmHg/detik
  6. Bila bunyi pertama terdengar , ingatlah dan catatlah sebagai tekanan sistolik.
  7. Bunyi terakhir yang masih terdengar dicatat sebagai tekanan diastolik
  8. Turunkan tekanan manset sampai 0 mmHg, kemudian lepaskan manset.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di video ini. Mari belajar teman-teman :)

Reference :

Bararah, Vera F. Mengukur Tekanan Darah yang Benar. http://health.detik.com/read/2010/07/12/160040/1397639/766/mengukur-tekanan-darah-yang-benar. Diakses pada tanggal 21 November 2012 pukul 14.54

Turana, Yuda. Bagaimana Mengukur Tekanan Darah yang Benar. http://www.medikaholistik.com/medika.html?xmodule=document_detail&xid=219&ts=1353486101&qs=health. Diakses pada tanggal 21 November 2012 pukul 15.30

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s